IDE HEBAT : CALL COOK TO HOME

Posted on Updated on

IDE HEBAT : CALL COOK TO HOME

 

LATAR BELAKANG

Pekerjaan domestik dalam rumah tangga seperti halnya memasak adalah pekerjaan yang paling banyak dilakukan oleh istri. Namun begitu, memasak tidak bisa dianggap sepele, sebab olehan masakan dari hasil memasak itu menjadi faktor pemicu masalah dalam rumah tangga atau sebaliknya justru bisa mempermanis hubungan pasangan suami istri dan anggota keluarga yang lain (Rahayu, 2012).

Tidak semua wanita suka memasak, tapi tidak sedikit pula yang sangat menyukainya sehingga akhirnya memasak menjadi sebuah profesi dan menjadi sumber penghasilan. Sibuk dengan kegiatan sekolah, kuliah bahkan pekerjaan kadang menjadi alasan banyak wanita tidak sempat belajar memasak, hingga akhirnya saat berumahtangga ‘agak repot’ untuk mengejar ketinggalan demi ketinggalan dalam hal memasak. Bila mendapatkan suami yang mengerti dengan kekurangan istrinya mungkin tidak terlalu bermasalah, namun bila mendapatkan suami yang menuntut untuk istrinya bisa masak, tentu hal ini bisa menjadi masalah (Ariyani, 2013).

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Fiesta Seafood terhadap perempuan berusia 25-45 tahun di lima kota, Jakarta, Depok, Bandung, Surabaya dan Yogyakarta, mengungkapkan bahwa ada tiga alasan utama yang membuat seseorang enggan memasak sendiri di rumah.

  1. Sibuk

Berangkat kerja di pagi hari, dan pulang kerja sudah larut malam, maka kapankah ada kesempatan untuk masak? Seringkali kesibukan kerja dan urusan rumah tangga lainnya menyita waktu dan sulit untuk memasak. Maka dari itu, banyak pasangan suami istri atau lajang muda yang memilih untuk makan di luar saja.

  1. Tidak punya ilmu

Kebanyakan orang mengaku tak bisa memasak karena mereka tidak tahu bumbu, resep atau cara memasak untuk menghasilkan makanan yang enak.

  1. Tidak punya motivasi

Dari dua alasan di atas, yang paling utama dan memberatkan banyak orang, tak memiliki motivasi serta dukungan untuk memasak adalah alasan yang paling sulit diatasi. Enggan pastinya kalau sudah capek-capek memasak, tapi rasanya tak enak, dan tak ada yang mau makan.

(Setyanti, 2014).

 

Berdasarkan hal di atas, maka penulis menuangkan ide bisnis ini. Penulis mempersilahkan semua pembaca untuk melakukan ide bisnis ini sehingga menjadi peluang usaha bagi pembaca sekalian. Tanpa dipungut biaya. Silahkan. Gratis

 

DEFINISI CALL COOK TO HOME

Ingin menikmati kuliner mancanegara atau tradisional dan langsung menyaksikan para koki menyajikan menu makan Anda di rumah? Kini, Anda tidak perlu repot-repot datang ke restoran mahal untuk bisa mendapatkannya. Cukup duduk di ruang makan rumah Anda bersama keluarga atau kolega, dalam beberapa saat menu pesanan Anda akan terhidang di meja makan. Hal ini memungkinkan karena para koki kini bersedia menyambangi dapur rumah Anda dan menyajikan aneka kuliner untuk acara spesial Anda (Marantina et al., 2013). Inilah yang dimaksud CALL COOK TO HOME.

Bisnis ini secara garis besar mirip dengan catering. Akan tetapi ada perbedaannya. Call Cook To Home adalah jasa memasak yang tidak hanya sekedar menyajikan makanan secara matang, tetapi juga ada pelayanan/jasa kursus masak. Masakan sesuai dengan permintaan. Untuk memesan, pelanggan bisa menghubungi lewat telepon. CALL COOK TO HOME adalah usaha yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Dimana CALL COOK TO HOME mempekerjakan Ibu-Ibu Rumah Tangga yang memiliki kemampuan memasak, khususnya masakan tradisional yang sudah mulai terlupakan tentang bagaimana cara membuatnya. Disamping itu, untuk menu masakan modern/kekinian CALL COOK TO HOME mempekerjakan koki yang kompeten.

Menyediakan makanan sehat dan higienis dengan harga kompetitif. Variasi menu selera tradisonal, nasional maupun internasional, dengan cita rasa yang lezat dan nikmat. Disajikan/ dikirim langsung setelah matang untuk menjamin kepuasan rasa.

Salah satu hal yang jadi masalah adalah ‘selera’. Selera tukang masak belum tentu sekeren catering. Catering bisa memberikan lebih banyak variasi makanan. Tidak cuma hidangan utama, tetapi juga makanan gubukan, dessert, atau minuman. Sedangkan variasi makanan dari tukang masak biasanya apa yang sudah sering/umum dimasak saat hajatan saja, variasinya tidak sebanyak catering yang bisa pilih menu ini-itu (Darma, 2015). Inilah uniknya CALL COOK TO HOME. Pelanggan telepon, kami memasak di dapur Anda sesuai apa yang diminta. Selain itu menerim pesanan masakan rumah atau lainnya, catering, dan juga jasa kursus masak.

BENTUK JASA CALL COOK TO HOME

Kelebihan CALL COOK TO HOME :

  1. Pelanggan bisa menentukan sendiri menu sesuai permintaan
  2. Membantu membeli/menyiapkan bahan baku yang masih segar di area sekitar lembang
  3. Menggunakan tenaga local (Ibu-Ibu Rumah Tangga). Secara langsung ikut membantu penghidupan rumah tangga lain
  4. Menambah ilmu para Ibu atau calon Ibu dengan membuat resep masakan untuk di praktik kan rumah.
  5. Melestarikan masakan tradisional yang merupakan bagian dari menu CALL COOK TO HOME.

 

Untuk mengawali usaha ini tidaklah butuh modal banyak. Anda hanya bermodalkan handphone, kendaraan, dan juga koneksi dengan tetangga-tetangga di sekitar yang memiliki kemampuan memasak.

Anda tidak punya modal uang. Stop berhutang. Ikuti saran saya. Mulailah dengan contoh ini; Misalnya, Anda mengiklankan jasa ini dan kemudian ada pesanan lewat telepon. Kemudian Anda menelepon tetangga yang bisa masak sesuai keinginan konsumen. Lalu Anda mengambil maskan sendiri dan mengantar ke pelanggan. Bukankah cukup simple? Tanpa modal banyak ? Disini yang penting And harus memiliki kepercayan dan hubunan baik dengan tetangga sehingga Anda mengenal tetangga sendiri dan  mengajak kerjasama. Soal tarif sesuai kesepakatan.

salah satu jasa call cook to home

 

 

PELUANG

Mungkin memang banyak orang orang dan tidak melulu kaum perempuan, yang hobi memasak akan tetapi mereka ternyata ingin lebih mahir dan igin lebih bisa memasak lagi. Mereka beranggapan bahwa resep yang mereka dapatkan dari buku ataupun majalah tidaklah cukup membantu mewujudkan keingingan mereka tersebut, ditambah lagi dengan ikut kursus memasak mereka jadi bisa lebih tahu tri trik khusus saat mereka mengolah bahan makanan menjadi masakan yang enak dan lezat. Orang orang mulai menyadari bahwa bisnis kuliner adalah salah satu bisnis yang menjanjikan dengan kondisi yang demikian maka bisa dipastikan bahwa semakin banyak orang juga yang ingin mendirikan usaha kuliner, untuk menopang kegiatan usaha mereka pastilah mereka juga harus pintar dan ahli memasak (Cahyono, 2014).

Tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa rata-rata ibu-ibu ataupun wanita itu lebih mempunyai naluri memiliki hobi memasak terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarganya. Terutama bagi para wanita yang ingin menikah, calon-calon mertua zaman sekarang masih menjadikan memasak sebagai ‘senjata’ dan syarat utama untuk bisa hidup berkeluarga. Sehingga secara tidak langsung, memasak menjadi satu kewajiban khusus yang harus dimiliki para remaja putri maupun ibu – ibu (Anonim, 2010).

 

PEMASARAN

  1. Blog
  2. Media Sosial
  3. Website
  4. Arisan
  5. MLM (Mulut ke Mulut)

 

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2010. Membuka Usaha Kursus Memasak. http://bisnisukm.com/membuka-usaha-kursus-memasak.html. Diakses tanggal 28 April 2015.

Ariyani. 2013. Alasan Ibu Memasak. http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2013/01/27/alasan-ibu-memasak-529043.html. Diakses tanggal 27 April 2015.

Cahyono, D. S. 2014. Peluang Usaha Kursus Memasak 2014. http://kumpulanidebisnis.com/peluang-usaha/1001/peluang-usaha-kursus-memasak-2014/. Diakses tanggal 27 April 2015.

Darma, W. 2015. Pilih Tukang Masak Atau Catering Ya. http://www.widydarma.com/2015/04/pilih-tukang-masak-atau-catering-ya.html. Diakses tanggal 27 April 2015.

http://peluangusaha.kontan.co.id/news/mengolah-laba-sedap-dari-jasa-memasak. Diakses tanggal 27 April 2015.

Marantina, P. Kusumanintias, dan N. M. Falih. 2013. Mengolah Laba Sedap dari Jasa memasak

Mustinda, L. 2014. Malas Masak Bikin Saja Sajian Komplet Kaya Nutrisi Ini. http://food.detik.com/read/2014/08/01/111341/2651193/297/malas-masak-bikin-saja-sajian-komplet-kaya-nutrisi-ini. Diakses tanggal 28 April 2015.

Rahayu, T. W. 2012. Aduh Istriku Tak Bisa Masak. http://edisicetak.joglosemar.co/berita/aduh-istriku-tak-bisa-masak-97934.html. Diakses tanggal 27 April 2015

Santosa, L. W. 2014. Tips Usir Rasa Malas Masak Ala Chef Arnold. http://www.antaranews.com/berita/422400/tips-usir-rasa-malas-masak-ala-chef-arnold 2014. Diakses tanggal 28 April 2015.

Setyanti, C. A. 2014. 3 Alasan Utama Perempuan Malas Masak. http://female.kompas.com/read/2014/03/06/1254310/3.Alasan.Utama.Perempuan.Malas.Masak. Diakses tanggal 27 April 2015.

 

DAFTAR GAMBAR

https://dwikisetiyawan.wordpress.com/2009/03/05/menulis-itu-ibarat-koki-memasak/

http://www.kartunjogja.com/2014/01/koki-bareng-aseeeeek.html

http://www.lkc.or.id/2012/03/12/tim-gizi-lkc-masih-dampingi-pos-gizi-di-klu/

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s